Profile

Join date: Aug 3, 2022

About
0 Like Received
0 Comment Received
0 Best Answer

Belajar Trading Forex Dengan Price Action



Saat sebelum lakukan trading forex, anda harus ketahui Foreign Exchange (Forex) atau yang kita mengenal dalam Bahasa Indonesia dengan valas (valuta asing), sebagai perdagangan mata uang asing dari beragam negara.


Trading forex ialah fasilitas untuk mendapatkan uang yang banyak. Contoh orang kaya yang lakukan trading forex ialah George Soros. Ia adalah orang yang tersukses dengan lakukan trading forex.


Tetapi, perlu diingatkan jika statistik memperlihatkan cuma 9-10% orang akan sukses lakukan trading forex. Selain itu, pasar forex benar-benar, benar-benar, benar-benar volatil. Di artikel ini, saya akan mengajari taktik Price Action, di mana anda cuma memakai dukungan, resistance, tren dan skema candlestick.


Apakah itu Trading Forex?

Trading Forex ialah perdagangan jual-beli uang asing. Anda dapat beli JPY (mata uang dari negara Jepang) dan dalam kurun waktu bertepatan jual Euro (mata uang dari negara Eropa), aktivitas ini dapat dipersingkat jadi JPY/EURO.


Simpelnya, perdagangan valas (forex trading) sebagai langkah memperoleh keuntungan dari turun-naiknya nilai ganti (kurs) mata uang. Anda dapat lakukan buy atau sell pada sesuatu pasangan mata uang tertentu di https://www.hartfamilybrewers.com. Contoh, Anda dapat beli Dolar AS sekitar $100 saat nilai ganti Rupiah pada Dolar ada pada nilai Rp 14,500. Waktu itu kita keluarkan Rp 1,450,000 untuk memperoleh $100.


1 minggu berakhir, saat Dolar AS kuat dan nilai gantinya bertambah jadi Rp 15,000 - Anda dapat jual $100 punya individu dan memperoleh keuntungan Rp 500,000. Harus dipahami perdagangan ini tidak ada dalam sebuah pasar atau tempat fisik tetapi dari jagat maya dan dengan basis dan program trading.


Pasar Forex

Pasar forex memperdagangkan mata uang. Industri ini sanggup jadi tempat yang memutar uang lebih kurang sejumlah $4 triliun setiap hari dan benar-benar likuid. Disamping itu, pasar forex selalu membuka sepanjang 24 jam sepanjang 5 hari, tetapi karena ada ketidaksamaan waktu di beberapa negara, karena itu perdagangan dilaksanakan dalam empat waktu berlainan. Sekarang ini, trading forex dapat dilaksanakan lewat internet oleh siapa, kapan pun dan di mana dengan modal kecil sekalinya.


Langkah Lakukan Trading Forex/ Belajar Forex

Saat sebelum mimpi menghasilkan uang dari trading forex, anda harus ketahui bahasa yang dipakai oleh forex. Menurut saya, yang paling penting ialah ketahui langkah membaca candlestick. Bila anda dapat membaca candlestick, kebolehan anda telah lebih dari 75% dari beberapa orang yang lakukan trading forex.


Selainnya candlestick, anda harus juga ketahui beberapa istilah penting, ketahui dukungan dan resistance dan membaca trend. Ada banyak, tetapi, ini-lah yang perlu anda kenali secara fundamental. Ini yang diberi nama Price Action Strategy, tak perlu memakai banyak tanda seperti MACD, Bollinger Band, dan lain-lain. Saat sebelum belajar membaca candlestick, yok coba istilah forex ini.


Istilah-Istilah yang kerap saat lakukan trading forex

Ialah penting untuk pelajari dan pahami beberapa istilah ini.

• Bull/bullish: Ini memiliki arti beli, simpelnya, memiliki sikap bullish memberikan keyakinan jika asset akan bertambah dalam nilai (nilai). Sebagai contoh, bila kita menjelaskan ia memiliki sikap bullish untuk emas, ini memiliki arti orang itu memercayai jika harga emas akan bertambah.

• Bear: bearish ialah kontradiksi dari bullish - ini ialah keyakinan jika harga sebuah asset akan jatuh. Sebagai contoh, bila kita menjelaskan ia bearish pada keadaan saham, itu memiliki arti orang itu yakin jika harga saham akan turun.

• Long: beberapa trader bisa mendefinisikan long sebagai kata lain untuk "beli". Bila Anda akan jalankan Long pada suatu stok, itu memiliki arti Anda akan membeli. Bila Anda telah membeli (Long) karena itu Anda memiliki.

• Short: shorting ialah Saat Anda jual dengan keinginan sanggup beli asset Kembali ke harga yang tambah murah.

• Shadow (Wicks): ini ialah garis yang diketemukan pada lilin di diagram candlestick yang memberikan indikasi harga saham sudah bergerak relative dari waktu pembukaan dan penutupan. Shadow dapat berada di atas harga pembukaan atau di bawah harga penutupan.

• Real bodi: Bini ialah sisi luas yang ada di diagram candlestick. Real bodi memberikan indikasi apa harga penutupan sebuah saham ialah tinggi ataupun lebih rendah dibanding harga pembukaan. Diagram candlestick memakai mekanisme warna untuk menerangkan fluktuasi atau trend tertentu.

• Candlestick: ini ialah bentukan berbentuk segi panjang yang Anda saksikan (real bodi). Beberapa pada mereka memiliki garis ramping yang membubung keatas atau kebalikannya (wicks atau shadows).

• Leverage: ini ialah Perlakuan pinjam uang (umumnya disebutkan capital) untuk melakukan investasi di saham, sekuritas dan valas. Ide leverage umum di forex trading. Dengan pinjam uang dari broker, investor dapat berdagang dengan status yang semakin besar.

• Margin: ini ialah proses mengenai deposito pada broker untuk buka dan menjaga status pada sebuah (dapat semakin) mata uang. Margin tidak bebas dari ongkos, tetapi itu ialah jatah dari account nasabah yang telah diatur untuk order trade.

• Bid: harga di mana forex trader siap jual sebuah pair mata uang.

• Ask: harga di mana forex trader akan beli sebuah pasangan mata uang.

• Spread: ini ialah ketidaksamaan dari nilai jual (bid) dan harga membeli (ask/buy) pada pasangan mata uang. Umumnya currency pairs diperjualbelikan tanpa komisi, tetapi spread ialah ongkos yang masih tetap berlaku untuk tiap perdagangan yang trader kerjakan.

• Pop: (Prime of Prime), ini ialah perusahaan yang sediakan broker ritel dengan akses ke trading liquidity pool dari Bank besar. Bank besar ialah mereka yang ada di tingkat paling atas (tier one) dan tidak seluruhnya orang dapat lakukan trading sama mereka.

• Lot: Lot standard sama dengan 100.000 unit mata uang dasar dalam perdagangan forex. Lot standard serupa sama ukuran perdagangan. Secara bersejarah, forex spot cuma diperjualbelikan dalam lot tertentu yang terbagi dalam 100, 1.000, 10.000, atau 100.000 unit. Tetapi, belakangan ini, ukuran lot non-standar ada untuk pedagang valas.


Taktik Trading Forex Dengan Price Action

Di sini, Vermont CFIDS akan mengulas beberapa hal penting saat seorang ingin lakukan trading forex.


1. Membaca Candlestick

Bila anda kesuatu wilayah, anda tentu belajar bahasa di tempat. Begitu halnya forex, bila anda ingin trading forex, anda harus belajar bahasa itu, yakni Candlestick. Candlestick memberi beragam info mengenai gerakan harga mata uang, menolong memberitahukan taktik perdagangan. Dengan kuasai Candlestick, anda bisa memperoleh keuntungan tanpa tanda.


Candlestick memberitahu kita beberapa hal:

• Harga Membuka

• Harga Tutup

• Siapa yang berkuasa (bull atau bear)


Keterangan Candlesticks Forex

Ada tiga titik detil yang membuat lilin (candlestick), pembukaan, penutupan, dan sumbu. Lilin akan beralih menjadi hijau(warna bergantung pada penataan diagram) bila harga penutupan ada di atas harga pembukaan.


Lilin akan beralih menjadi merah bila harga penutupan di bawah harga pembukaan. Bila Anda mempunyai diagram pada penataan harian, tiap lilin sebagai wakil sehari, pada harga membuka jadi harga pertama kali yang diperjualbelikan untuk hari itu dan harga penutupan jadi harga paling akhir yang diperjualbelikan untuk hari itu.


• Open price: Harga membuka memvisualisasikan harga perdagangan pertama sepanjang pembangunan lilin HIJAU.

• High price: Sisi teratas sumbu. Bila tidak ada sumbu atas, karena itu harga paling tinggi ialah harga pembukaan candle bearish atau harga penutupan candle bullish.

• Low price: Sisi bawah sumbu bawah. Bila tidak ada sumbu yang lebih rendah, karena itu harga rendah ialah harga pembukaan candle bullish atau harga penutupan candle bearish.

• Close price: Harga penutupan ialah harga paling akhir yang diperjualbelikan sepanjang pembangunan lilin.

Gambar berikut ini memperlihatkan lilin hijau pada harga penutupan di atas pembukaan dan lilin merah pada harga penutupan di bawah pembukaan. Simpelnya, ada dua tipe candle - bullish dan bearish.


Lilin bullish tercipta saat harga penutupan ada di atas harga pembukaan (candle hijau pada diagram di atas), Dan candle bearish tercipta saat harga penutupan ada di bawah harga pembukaan (candle merah pada diagram).


Anda harus juga ketahui apakah arti dari shadow/ sumbu.

• Atas= Selling pressure (penekanan beli)

• Bawah=Buying pressure (penekanan jual)


Bila candlestick memiliki shadow atas yang lebih panjang dari bawah ini berarti konsumen memberikan penekanan membeli, tetapi kalah, karena penekanan jual semakin tinggi dibanding penekanan membeli. Kebalikannya, bila candlestick memiliki shadow bawah yang lebih panjang di atas ini berarti penjual memberikan penekanan jual, tetapi kalah, karena penekanan membeli lebih tinggi dari jual.


Baca ke-2 kalimat di atas berulang-kali karena ini SANGAT PENTING.

Saat lakukan trading forex, Anda harus dapat membaca perform candlestick. Tiap candlestick memberitahukan anda sebuah narasi, mengenai sentiment pasar: bullish atau bearish, siapakah yang menggenggam kendalian. Dalam masalah ini, diagram candlestick mengutarakan banyak info mengenai pertarungan di antara konsumen dan penjual sepanjang masa trading forex. Banyak trader cuma memercayakan diagram candlestick, dibanding line chart atau bar chart, untuk meramalkan gerakan harga trading forex.


2. Dukungan dan Resistance

Bila anda lakukan trading forex, tanda ini tentu dipakai saat sebelum tanda yang lain. Dukungan dan Resistance. Dukungan ialah tingkat harga di mana trend turun bisa diharap stop karena fokus keinginan atau ketertarikan membeli. Resistance ialah tingkat harga di mana asset tidak dapat tembus tingkat itu. Dukungan dan Resistance selalu berbeda, saat tingkat Dukungan ditembus, karena itu tingkat itu menjadi Resistance. Kebalikannya, bila tingkat Resistance ditembus, tingkat itu menjadi Dukungan selanjutnya.


Apa yang Baru:


Langkah Menggambar Dukungan dan Resistance

Garis dukungan dan resistance di trading forex cuma memvisualisasikan psikologi pasar yang terbagi dalam konsumen, penjual dan trader yang diam. Catatan: Anda harus memakai tanda yang lain untuk lakukan perdagangan, bukan hanya dukungan dan resistance. Benar-benar mudah untuk menggambar dan tentukan titik dukungan dan resistance.


Memperhatikan Penampilan

Trader perlu memerhatikan tempat di mana banyak terjadi rejeksi, sedikitnya 2x. Makin bertambah penampikan harga di tempat tertentu, makin kuat tingkat dukungan atau resistance itu. Yakin perasaan anda, dukungan dan resistance dapat disaksikan saat buka diagram. Bahkan juga, ini ialah nomor satu yang perlu anda gambar saat buka diagram. Perlu saya tambah, tingkat dukungan dan resistance umumnya berbentuk tempat, jadi tidak cuma 1 harga. Umumnya, dari harga xxx sampai xxx.


3. Tren Lines

Garis trend (tren lines) bisa dipakai untuk mengenali dan mengonfirmasi trend. Saat trading forex, ini hal ke-2 yang anda harus kerjakan. Menggambar Tren Lines. Garis trend menyambungkan minimal 2 titik harga pada diagram dan umumnya diperpanjang di depan untuk mengenali tempat dukungan dan resistance yang miring.


Harga umumnya mengetes ulangi garis trend miring seringkali, sampai menembus di titik mana kita kemungkinan alami pembalikan trend. Makin bertambah titik untuk disambungkan, makin kuat garis trendingnya. Taktik yang lain mempunyai ketentuan yang lain mengenai sejauh mana titik harga yang sama-sama tersambung dan apa akan menyambungkan sumbu atau tubuh lilin, tapi semua garis trend pada akhirannya akan hancur.


Tren Lines benar-benar mudah untuk dilukis, sebagai trader forex pemula, selalu mengambil Timeframe yang lama seperti 4 jam, satu hari atau satu minggu. Mengapa? Karena lower timesframes banyak memiliki "noise", chart selalu turun naik. Menyaksikan dari higher timeframes, membuat Anda lebih ketahui tren, apa naik atau turun. Selalu trade along the trends, jangan sampai trade against the tren. Bila seorang lakukan trading menantang trend, 7 dari 10 perdagangan memiliki peluang tidak berhasil.


Bagaimana Langkah Menggambar Trendline Trading Forex?

Langkah pertama untuk menyaksikan peluang breakout dengan menggambar garis trend pada diagram. Untuk menggambar garis trend, Anda cukup menyaksikan diagram dan menggambar garis yang ikuti trend sekarang ini. Saat menggambar garis trend, seharusnya Anda menyambungkan minimal dua sisi bawah atau atas. Makin bertambah sisi bawah atau atas yang tersambung, makin kuat garis trendingnya . Maka bagaimana Anda dapat memakai garis trend untuk keuntungan Anda? Saat harga dekati garis trend Anda, cuma dua hal yang dapat terjadi.


• Harga dapat membal dari garis trend dan meneruskan trend.

• Harga dapat tembus garis trend dan mengakibatkan pembalikan.


4. Ketahui Money Manajemen

Risk manajemen (management resiko) ialah mengenai mengurus rugi yang tidak terhindar pada modal saat trading untuk pastikan jika Anda bisa bertahan dari rugi lumayan lama untuk hasilkan keuntungan. Money manajemen (management uang), di lain sisi, sebagai pengendalian uang secara aman dan efisien, untuk tumbuhkan account trading Anda secara efisien dan vital dari hari ke hari. Taktik ke-4 ini ialah kunci dari kesuksesan trading forex, bukan tanda dan lain-lain. Anda dapat memiliki 50% win dan 50% loss dan masih untung saat lakukan trading forex, trading kripto, dan lain-lain. Bahkan juga, 45% win dan 55% loss bisa datangkan keuntungan dengan Money dan Risk manajemen yang betul.


5. Ketahui Jam Terbang

Selainnya ketahui candlestick dan risk, money manajemen, anda harus juga tahu jam berapakah trading forex terjadi. Umumnya, orang lakukan trading forex saat jam membuka karena banyak volatilitas. Trader tidak sukai perdagangan sideways karena tidak mendapatkan uang. Mereka benar-benar sukai dengan volatil. Pasar forex selalu membuka sepanjang 24 jam, dibuka dari hari Senin pagi (04:00/05:00 WIB) sampai Sabtu pagi (04:00/05:00 WIB). Dalam tiap jam, ada transaksi bisnis dalam volume kecil atau besar.


Waktu terbaik untuk trading ialah open status satu pair sesuai sesion pasar. Sebagai contoh, bila melakukan transaksi bisnis untuk pair EUR/USD, saat yang pas ialah pada sesion Eropa dan US - karena pada pukul itu indkator ekonomi Euro dan dolar AS banyak di-launching. Bila melakukan open status EUR?USD pada sesion Asia, sedikit kurang pas karena pada sesion Asia pair EUR/USD cuma bergerak dengan volume kecil, Baca penjelasan dari Wisata & Budaya berkaitan pemahaman dan keutamaan trading forex.


Kasus lain ialah pair AUD/JPY. Pair yang ini memiliki gerakan yang tinggi pada sesion pasar Asia (06:00-14:00 WIB). Ini karena Bank Australia dan Bank Jepang sama sedang beroperasional, itu sebagai karena AUD dan JPY ramai ditransaksikan. Pasangan yang berkitan dengan JPY, NZD, AUD memiliki volatilitas tinggi pada sesion Asia.


6. Candlestick Pattern

Selainnya membaca candlestick, anda harus juga dapat membaca skema candlestick. Yang lebih bernilai ialah anda harus tahu, fisikologi ada di belakang skema candlestick: Mengapa skema ini terjadi? Berikut ini ialah skema yang anda harus tahu. Tidak dikenang tidak apa, karena anda dapat memprint. 1x kembali, saat lakukan trading forex (atau apa-pun), anda harus tahu fisikologi dibelakang bentuknya formasi.


Trading Forex Memakai Skema Candlestick


1.The Hanging Man/ hammer

Candlestick hammer terjadi saat pembukaan harga dan penutupan harga berlainan sedikit. Ini diikuti dengan sumbu bawah yang panjang, sumbu atas pendek atau mungkin tidak ada, badan kecil dan tutup di bawah bukaan. Fisikologinya ialah ada konsumen memberi penekanan membeli yang kuat (sumbu bawah yang panjang), memiliki intensi untuk membikin harga semakin tinggi. Catatan: candlestick ini ialah reversal pattern saat terjadi di downtrend. signal yang paling kuat yang memperlihatkan tren akan bullish.


2.The Tembakan Star

Skema tembakan star terjadi saat harga pembukaan dan harga penutupan berlainan sedikit. Saat skema ini dibuat di tren bullish, ini ialah sinyal reversal bearish (harga akan turun). Fisikologi ada di belakang skema ini ialah konsumen coba menggerakkan harga semakin tinggi, tetapi, kalah karena penekanan membeli semakin besar dari penekanan jual (long upper shadow/ sumbu lilin panjang ke atas). Saat ada dekat tingkat resistance, ini menjadi sinyal untuk masuk ke pasar. Beberapa orang memakai signal ini saat trading forex karena skema ini mudah untuk dikenali.


3.Harami Pattern

Skema Harami ialah skema lilin yang meliputi sepasang dua candlestick. candlestick pertama dari skema itu seutuhnya menelan candlestick ke-2 , terhitung sumbu atas dan bawah candlestick ke-2 . Skema itu memperoleh namanya dari kata dengan bahasa Jepang "Harami" yang memiliki arti hamil, karena candlestick pertama besar dan candlestick ke-2 kecil, seperti terlihat bayi. Skema Harami menjadi bullish atau bearish.


Skema Harami dapat disebut bearish reversal sinyal saat terjadi di PALING atas trend bullish dan bullish sinyal bila terjadi di Paling bawah tren bearish. Bila skema Harami dibuat saat ditengahnya trend bullish atau bearish, skema itu bisa juga disebut continuation pattern. Maknanya, bila di trend bullish, harga tetap naik. Bila di trend bearish, harga tetap turun. Di sini, warna tidak jadi masalah, yang paling penting ialah candlestick ke-2 di dalam candlestick pertama. dan candlestick ke-2 lebih kecil dibanding candlestick pertama.


4.Doji Pattern

Skema Doji ialah skema candlestik yang paling kuat. Doji tidak mempunyai body yang kuat, yang memiliki arti harga pembukaan dan penutupan persis sama. Maknanya, pasar tidak paham arah ke mana trend akan ke arah. Ini disebut indecision candlestick atau kebimbangan. Karena baik konsumen atau penjual gagal menggerakkan harga di atas/di bawah harga pembukaan. Saat anda menyaksikan candlestick dalam trend ini sepanjang trading forex, pasar peluang akan berbeda trend.


5.Tweezers Bottom dan Tweezer Bottom

Tweezer Hebat ialah bearish reversal, yang ditemui di teratas trend bullish. Tweezer Bottom ialah bullish reversal, yang ditemui di paling bawah trend bearish. Sama seperti yang anda saksikan dilukis, langkah mengenali skema Tweezers ialah dua candlestick. Untuk Tweezer hebat, candlestick pertama ialah bullish (warna hijau) dan setelah itu bearish (warna merah).


Fisikologi Tweezer Hebat ialah saat tren bullish, konsumen coba memberi penekanan membeli dan kalah karena penekanan jual semakin banyak dari konsumen. Fisikologi Tweezer Bottom ialah saat trend bearish, penjual coba memberik penekanan jual dan kalah karena penekanan membeli semakin banyak dari penjual. Bila ini terjadi didekat tingkat dukungan, reversal dapat terjadi.


6.Bullish Engulfing bar

Saat trading forex, skema ini akan anda kerap jumpai. Engulfing bar, tercipta saat dia seutuhnya "menelan" lilin awalnya. Bedanya dari harami ialah candle ke-2 harami harus lebih besar dari candle pertama. Engulfing bar bisa menelan lebih satu candle awalnya, tapi untuk dapat dipandang seperti engulfing bar minimal 1 candle harus dimakan seutuhnya.


Fisikologi candlestick bullish engulfing bar ialah konsumen kuasai pasar, maknanya harga akan naik. Bila anda menyaksikan skema ini di tengah tren naik, ini berarti tren tetap naik. Bila anda menyaksikan skema ini diakhir tren turun, karena itu peralihan tren bisa terjadi. (jadi tren naik). Pokoknya, bullish engulfing bar ialah bullish candlestick.


Rekomendasi untuk Anda:

FamilyBrewers

More actions